header-int

KAMPUS LOCKDOWN, TAK HALANGI SEMANGAT MAHASISWA PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM UJIAN SKRIPSI ONLINE

Senin, 27 Apr 2020, 11:52:02 WIB - 178 View
Share
KAMPUS LOCKDOWN, TAK HALANGI SEMANGAT MAHASISWA PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM UJIAN SKRIPSI ONLINE

                Wabah Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia tidak menyurutkan semangat untuk belajar dalam dunia pendidikan di perguruan tinggi. Beberapa kemudahan-kemudahan teknologi di era 4.0 dapat dimanfaatkan untuk menjadikan ruang temu pembelajaran di tengah kebijakan lockdown kampus dan kebijakan social distancing. Fakultas Dakwah IAIN Jember juga memanfaatkan beberapa alternative bagaimana kegiatan akademik tetapberlangsung ketika kebijakan lockdown kampus diterapkan. Beberapa alternatif kegiatannya seperti ujian skripsi secara online memanfaatkan teknologi menggunakan aplikasi teamlink.

            Kebijakan tersebut membuat mudah beberapa mahasiswa Fakultas Dakwah dari semua program studi yang akan melakukan ujian skripsi di saat tidak bisa datang langsung ke kampus karena kebijakan lockdown. Pelaksanaan ujian secara online pertama kali di Fakultas Dakwah IAIN Jember dilaksanakan tanggal 13-14 April 2020 dan diikuti oleh 8 mahasiswa dari 3 program studi yaitu Bimbingian Konseling Islam (BKI), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Satu-satunya mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) yang melakukan ujian skripsi secara online pertama kali  bernama Ahlus Hadari (NIM 082144003) mengangkat judul ”Peran Buruh Perempuan Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga di Desa Lampeji Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember (Studi Kasus Buruh Gudang Tembakau UD. Jaya Seputih)”. Ahlus Hadari, mahasiswa prodi Pengembangan Masyarakat Islam  melaksanakan ujian  pada hari Selasa tanggal 14 April 2020 dengan durasi ujian disediakan 1 jam yaitu jam 8.00 hingga jam 9.00 WIB. Namun ujian skripsi secara online berlangsung secara menarik sehingga ujian secara daring ini berlangsung hingga 1,5 jam dan berakhir pukul 9.30 WIB. Ujian skripsi atas nama Ahlus Hadari mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam ini di uji oleh 4 dosen diantaranya Fuadatul Huroniah, M.Si (Ketua Sidang), Muhibbin, M.Si (Penguji Utama), H. Zainul Fanani, M.Ag. (Penguji pendamping/pembimbing), dan Nasobi Niki Suma, M.Sc (Sekretaris).

            ”Kendala yang dihadapi saat ujian secara online yaitu mahasiswa diharuskan mencari signal yang bagus serta memiliki kuota yang banyak” tutur Ahlus saat ditanya hambatan siding ujian secara online. Ahlus mengharapkan Fakultas Dakwah tetap menyelenggarakan ujian skripsi secara tatap muka langsung dan menyediakan ruangan yang steril dengan panduan tetap memperhatikan jarak 1 meter (social distancing), ”bagaimanapun ujian langsung tetap lebih sakral dibandingkan ujian secara online karena seremonial seperti foto bersama dosen setelah ujian dapat dilakukan” harap si Ahlus. Ahlus juga berdoa ”semoga wabah Covid-19 ini segera hilang dan kegiatan akademik dapat berlangsung seperti biasanya”. (Obi/Staf PMI)

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2020 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube